Kami membeli batu Red Raflesia yang ukurannya cukup besar dan memiliki warna merah yang cukup menarik, karena ukurannya kebesaran kami meminta tukang gosok batu untuk membelahnya menjadi 2 (dua) butir.
Apa yang terjadi ???
Sewaktu di polish pakai amplas terkena panas warnanya luntur menjadi ke-kuning kuningan. Tukang gosok ketakutan dan pekerjaannya di stop dan kasih khabar ke-kami.
Gambar keduanya, satu sudah di-polish dan sudah luntur dan yang satunya mulai dipolish dan di stop.
Ternyata Red Raflesia banyak sekali yang di warnai atau di celup atau istilahnya di "Dyed". Hati-hati dalam membeli Red Raflesia !!!!!!!!!!! Anda sudah keluar uang tetapi dapat barang hasil olahan, batu asli tetapi dimasak. Kacang bakar kali !



No comments:
Post a Comment