Friday, 3 July 2015

Sungai Dareh Kristal Kumbang Jati "Totol Sayur"


Collection

Collection

Berbagi Pengalaman - Hati-Hati Red Raflesia

 Kami membeli batu Red Raflesia yang ukurannya cukup besar dan memiliki warna merah yang cukup menarik, karena ukurannya kebesaran kami meminta tukang gosok batu untuk membelahnya menjadi 2 (dua) butir.

Apa yang terjadi ???


Sewaktu di polish pakai amplas terkena panas warnanya luntur menjadi ke-kuning kuningan. Tukang gosok ketakutan dan pekerjaannya di stop dan kasih khabar ke-kami.

Gambar keduanya, satu sudah di-polish dan sudah luntur dan yang satunya mulai dipolish dan di stop.

Ternyata Red Raflesia banyak sekali yang di warnai atau di celup atau istilahnya di "Dyed". Hati-hati dalam membeli Red Raflesia !!!!!!!!!!! Anda sudah keluar uang tetapi dapat barang hasil olahan, batu asli tetapi dimasak. Kacang bakar kali !



Sunday, 28 June 2015

Friday, 19 June 2015

Berbagi Pengalaman


Sekitar 2 bulan yang lalu kami membeli Red Raflesia di pusat batu permata Rawa bening, warnanya sangat menarik apalagi di-sorot pakai lampu spot dan diletakan di-etalase yang berputar.

Sebelum membeli, kami dengan seksama men-check Red Raflesia tersebut dan kami berusaha menghindari sorotan sinar lampu. Si Pedagang memasang harga Rp 1,6 juta/butir,  dan setelah tawar-menawar akhirnya putus dengan harga Rp 2,6 juta karena sekaligus kami beli 2 butir.

Diluar pasar Rawa Bening kami ditawarkan Red Raflesia dengan harga Rp 300 ribu/butir, walaupun dari sisi warna kalah bagus dibandingkan dengan yang kami beli di pasar Rawa Bening karena Red Raflesia yang kami beli di Rawa Bening sudah KOCLAK dan AIR nya sudah bermain.

Akhirnya kami memutuskan untuk mengikatnya dengan emas putih dan sekaligus minta dibuatkan Memo di GRI, TETAPI inilah hasilnya:


Rp 2.600.000 (2 Butir)
Treated


Hasil lab menunjukan bahwa ternyata Red Raflesia tersebut memang batu permata asli (natural Carnelian - Chalcedony), tetapi sudah melalui proses TREATMENT. Hati agak kecewa karena si Pedagang TIDAK JUJUR

Setelah kami mendapatkan klarifikasi dari Mr. Jesse Taslim sebagai pakar dan gemologist di GRI, ternyata treatment tersebut adalah gabungan antara dyed dan heat. Beliau berpendapat bahwa adanya micro fracture sebagai ciri adanya proses "heat" (dipanaskan) dan terdapat endapan warna di micro fracture tersebut sebagai ciri adanya proses "dyed" (pewarnaan)

HATI-HATI !!!!!! Ada pedagang yang "jujur" dan ada yang "tidak jujur". Kalau pedagang yang jujur biasanya mereka kasih tahu : "Pak ini di-dyed ".

Pusat batu permata Rawa Bening ternyata sebagian sudah di-isi oleh beberapa pedagang yang menjajakan barang dagangannya dengan tidak jujur.

Kami membelinya di lantai 2 yang etalase-nya kotak berukuran 1Mx1M, dan banyak menjual batu solar Bengkulu.

Kalau ANDA membeli batu permata yang harganya relatif mahal sebaiknya ANDA membeli batu permata yang sudah memiliki Memo/Sertifikat dari laboratorium yang terpercaya !!!.

Kami biasanya mengkoleksi batu import (sapphire, crysoberyl dll) dan membelinya di toko "Haji Ahmad" atau toko "Srikandi"  yang mayoritas sudah memiliki Memo atas ke-asliannya. Tetapi karena kedua toko ini tidak bermain batu akik lokal makanya kami mencari di-pedagang-pedagang eceran disekitarnya.


SEMOGA ANDA TIDAK MENGALAMI HAL YANG SAMA...INDAHNYA BERBAGI !!

Saturday, 6 June 2015

Blood Stone (Batu Darah)

Blood stone di Indonesia dikenal dengan nama Nogosui. Outlook / penampilannya serupa, tetapi perlu ditanyakan ke gemologist apakah keduanya adalah batu yang sama?



Collection
Collection















Di-dunia international bloodstone dikenal dengan nama Heliotrope, biasanya kombinasi antara warna dasar Hijau Tua dan bercak Merah Darah, sedangkan yang memiliki bercak ke-Kuningan dikenal Plasma.

Plasma














Bloodstone masuk kedalam keluarga batu-batuan group Chalcedony. Disebut bloodstone, karena mineralnya menyerupai warna darah.

Spesifikasi bloodstone

Formula: SiO2 (silicon dioxide)
Warna: Hijau dengan bercak merah atau kuning
Crystal system: Trigonal
Kekerasan: Mohs 6,5-7
Luster : Vitreous
Gravity:  2,61
Refractive Index: 1,53-1,54
Birefringence: 0,004

Bloodstone bisa  didapat di India, Brazil, China, Australia dan United State, sedangkan di Indonesia Bloodstone yang dikenal dengan nama Nogosui didapat di aliran Sungai Klawing (Purbalingga, Jawa Tengah), Sungai Bogowonto (Purworejo, Jawa Tengah), Sungai Luk Ulo (Kebumen, Jawa Tengah) dan Sungai Samin (Tawangmanggu).

Believe - Kepercayaan



Legenda mengatakan bahwa bloodstone terbentuk dari Darah Yesus (kaum muslim menyebut : nabi Isa) yang menetes kebumi yang berwarna hijau ketika disalibkan dan kemudian meng-kristal.


Bloodstone dianggap juga bisa memperlancar sirkulasi energy didalam tubuh dan membuka penyumbatan energy yang ada didalam tubuh. Keberadaan bloodstone dirumah juga baik dan dianggap bisa meningkatkan aliran energy kehidupan (life energy)

Monday, 1 June 2015

CAT'S EYE - Alexandrite Crysoberyl

Cat Eyes

Mitologi

Kata "Chrysoberyl" berasal dari kata Yunani "Beryl", yang berarti hijau dan "Chryso", yang berarti emas. Gabungan dua kata berarti "berwarna emas beril". Nama Cat Eye berasal dari fenomena yang ditampilkan oleh batu ini, yaitu dikenal sebagai Chatoyancy, di Perancis berarti "Cat’s Eye" (layaknya seperti mata kucing pada malam hari).

Cats Eye Chrysoberyl Gems sudah dikagumi sejak  berabad-abad yang lalu. Dipercaya dapat menghindari pengaruh roh jahat. Chrysoberyl telah lama dianggap sebagai good luck charm di berbagai budaya.

Seperti disebutkan, Cat Eyes efektif adalah pelindung dan tangkal batu. Mereka percaya untuk membujuk pikiran positif dan membantu mempromosikan toleransi dan kerukunan. Juga karena warna emasnya, maka sudah sering dikaitkan dengan kekayaan.
 
Chrysoberyls diketahui dikaitkan dengan disiplin dan kontrol diri. Chrysoberyls dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi dan membantu kemampuan untuk belajar bagi pemakai nya dengan berjuang untuk keunggulan.







COLLECTION
Add caption




Orissa India - COLLECTION